ARTI HIDUP - Bagian 10: Bagaimana Kalau Semuanya itu Salah?
BAGIAN 10:
"...keyakinan mungkin musuh yang lebih berbahaya bagi kebenaran daripada kebohongan". Friedrich Nietzsche
Semua skenario yang telah disebutkan kontradiksi atara satu dan yang lainnya. Hal itu bukanlah suatu kemunafikan atau kebetulan. Hal itu merupakan objektif. Bagaimanapun, dalam rangka agar menjadi benar-benar objektif kita harus juga mempertimbangkan bahwa semua skenario itu tidak ada yang benar.
Masing-masing skenario yang baru saja disebutkan telah melibatkan suatu elemen yang bersifat spekulasi. Masih jauh dari yang sekedar bersikap rendah hati, hal ini secara keseluruhan memungkinkan bahwa seluruh dari spekulasi itu tidak benar. Lebih-lebih lagi, memang benar bahwa jawaban yang paling sederhana adalah biasanya yang benar, maka skenario yang paling mungkin adalah kita tidak dapat mengetahui arti kehidupan. Hal ini bahkan mungkin bahwa hidup ini tidak mempunyai arti.
Biarlah itu sebagaimana itu akan terjadi, kita masih di sini. Hidup kita masih sangat bernilai. Kita masih akan mati, dan kita masih butuh mengetahui apa yang harus dilakaukan dengan waktu kita yang pendek di sini.
Mengangkat tangan anda ke atas ke udara dan diam, tidak akan menyelesaikan/menghasilkan apapun yang berguna bagi diri anda sendiri ataupun kawan-kawan anda. Bahkan dengan jumlah yang besar yang tidak diketahui dalam kehidupan ini anda masih tetap mempunyai akal yang masih mampu berpikir, dan anda masih tetap dapat menggunakannya untuk membuat keputusan tentang hal apa yang terbaik untuk dilakukan dengan kehidupan anda di bawah lingkungan itu. Jika anda tidak dapat menyatakan/menerangkannya, maka hal itu adalah petunjuk awal anda. Yang pertama dan yang paling penting anda perlu lakukan adalah memperbaiki pengetahuan dan kemampuan berpikir anda untuk menemukan di mana anda dapat menjelaskan tentang hal itu.
Kesulitan dalam menjawab pertanyaan tentang apa yang akan dilakukan dengan kehidupan ini bukanlah bagaimana komplikasinya tentang hal itu, tetapi bagaimana sederhananya hal itu. Lihatlah di sekeliling anda. Tindakan apa yang anda harapkan dengan alam semesta ini? Haruskah anda menghabiskan waktu anda membangun sesuatu? Haruskah anda menghabiskannya dengan mendapatkan uang? Memperkuat cinta atau merasa khawatir pada mereka yang akan mati? Tidak ada yang dapat anda lakukan dengan masalah-masalah yang sedang anda hadapi tetapi dengan suatu cara dalam sekejap dan yang terkotak-kotak.
Siapakah anda masih lebih penting daripada apa yang anda lakukan. Alam semesta yang anda arungi ini ditentukan oleh siapa diri anda. Kehidupan anda ditentukan oleh siapa anda, dan anda akan selalu anda tidak perduli kemana anda pergi, apa yang anda lakaukan atau apa yang telah terjadi pada diri anda. Siapakah anda merupakan hal yang lebih penting daripada yang lain saat ini tidak perduli apakah anda setuju atau tidak kehidupan anda tetap berakhir besok.
Tentang siapakah anda ditentukan oleh akan menjadi siapa anda. Tentang siapakah anda ditentukan oleh seberapa banyak usaha yang telah anda lakukan di dalam menjadikan diri anda sendiri. Bahkan apabila menjadikan diri anda pada potensi yang paling tinggi bukanlah arti kehidupan, hal itu tetap merupakan sesuatu yang paling penting yang dapat anda capai dalam kehidupan anda, dan itu suatu prasyarat penting agar dapat menemukan arti hidup sebenarnya apabila memungkinkan.
BAGAIMANA JIKA SEMUA ITU SALAH?
"Tantangan terbesar kita sekarang...adalah untuk menggabungkan keyakinan dengan keraguan. Dengan keyakinan, yang saya maksud beberapa keimanan, kepercayaan, atau keterpusatan yang telah dikembangkan secara pragmatis; dan dengan keraguan yang saya maksud keterbukaan terhadap perubahan yang sedang berlangsung, misteri, dan kesalahan suatu keyakinan". Kirk Schneider.
"...keyakinan mungkin musuh yang lebih berbahaya bagi kebenaran daripada kebohongan". Friedrich Nietzsche
Semua skenario yang telah disebutkan kontradiksi atara satu dan yang lainnya. Hal itu bukanlah suatu kemunafikan atau kebetulan. Hal itu merupakan objektif. Bagaimanapun, dalam rangka agar menjadi benar-benar objektif kita harus juga mempertimbangkan bahwa semua skenario itu tidak ada yang benar.
Masing-masing skenario yang baru saja disebutkan telah melibatkan suatu elemen yang bersifat spekulasi. Masih jauh dari yang sekedar bersikap rendah hati, hal ini secara keseluruhan memungkinkan bahwa seluruh dari spekulasi itu tidak benar. Lebih-lebih lagi, memang benar bahwa jawaban yang paling sederhana adalah biasanya yang benar, maka skenario yang paling mungkin adalah kita tidak dapat mengetahui arti kehidupan. Hal ini bahkan mungkin bahwa hidup ini tidak mempunyai arti.
Biarlah itu sebagaimana itu akan terjadi, kita masih di sini. Hidup kita masih sangat bernilai. Kita masih akan mati, dan kita masih butuh mengetahui apa yang harus dilakaukan dengan waktu kita yang pendek di sini.
Mengangkat tangan anda ke atas ke udara dan diam, tidak akan menyelesaikan/menghasilkan apapun yang berguna bagi diri anda sendiri ataupun kawan-kawan anda. Bahkan dengan jumlah yang besar yang tidak diketahui dalam kehidupan ini anda masih tetap mempunyai akal yang masih mampu berpikir, dan anda masih tetap dapat menggunakannya untuk membuat keputusan tentang hal apa yang terbaik untuk dilakukan dengan kehidupan anda di bawah lingkungan itu. Jika anda tidak dapat menyatakan/menerangkannya, maka hal itu adalah petunjuk awal anda. Yang pertama dan yang paling penting anda perlu lakukan adalah memperbaiki pengetahuan dan kemampuan berpikir anda untuk menemukan di mana anda dapat menjelaskan tentang hal itu.
Kesulitan dalam menjawab pertanyaan tentang apa yang akan dilakukan dengan kehidupan ini bukanlah bagaimana komplikasinya tentang hal itu, tetapi bagaimana sederhananya hal itu. Lihatlah di sekeliling anda. Tindakan apa yang anda harapkan dengan alam semesta ini? Haruskah anda menghabiskan waktu anda membangun sesuatu? Haruskah anda menghabiskannya dengan mendapatkan uang? Memperkuat cinta atau merasa khawatir pada mereka yang akan mati? Tidak ada yang dapat anda lakukan dengan masalah-masalah yang sedang anda hadapi tetapi dengan suatu cara dalam sekejap dan yang terkotak-kotak.
Siapakah anda masih lebih penting daripada apa yang anda lakukan. Alam semesta yang anda arungi ini ditentukan oleh siapa diri anda. Kehidupan anda ditentukan oleh siapa anda, dan anda akan selalu anda tidak perduli kemana anda pergi, apa yang anda lakaukan atau apa yang telah terjadi pada diri anda. Siapakah anda merupakan hal yang lebih penting daripada yang lain saat ini tidak perduli apakah anda setuju atau tidak kehidupan anda tetap berakhir besok.
Tentang siapakah anda ditentukan oleh akan menjadi siapa anda. Tentang siapakah anda ditentukan oleh seberapa banyak usaha yang telah anda lakukan di dalam menjadikan diri anda sendiri. Bahkan apabila menjadikan diri anda pada potensi yang paling tinggi bukanlah arti kehidupan, hal itu tetap merupakan sesuatu yang paling penting yang dapat anda capai dalam kehidupan anda, dan itu suatu prasyarat penting agar dapat menemukan arti hidup sebenarnya apabila memungkinkan.
Comments
Post a Comment