ARTI HIDUP - Bagian-1: Pendahuluan

BAGIAN 1:

PENDAHULUAN

Tulisan ini hampir semua isinya diterjemahkan dari tulisan Travis W. Haan yang berjudul "WHY, A logical Explanation Of Life (and an experiment in open source philosophy)". Begitu asiknya membaca tulisan dari Tuan Haan ini, sehingga saya berhasrat untuk menulisnya ke dalam Bahasa Indonesia ditambah dari pengalaman menulis dan membaca buku bacaan lainnya. Hasrat ini tergugah ketika membaca pra-kata dari pengarang buku itu yang memberikan lampu hijau sebagai ijin kepada siapa saja yang ingin menyalinnya, menterjemahkan bahkan memperbaikinya apabila dianggap kurang atau lebih untuk diterbitkan kembali.Tetapi isi utama dari tulisan Tuan Han itu tidak dirubah, sehingga pembaca masih akan tetap menikmati seperti membaca buku yang berbahasa Ingris aslinya 

Harapan saya pada para pembaca setelah membaca tulisan ini agar dapat lebih mengaktualisasikan diri di dalam kehidupan ini.

Mari kita mulai:

"Kami ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah", (ayat dalam Alqur'an)

"Seorang yang sengaja membuang waktu satu jam dalam hidupnya masih belum menemukan nilai hidup" (Charles Darwin)

"Percayalah bahwa hidup adalah kehidupan yang berharga, dan keyakinan anda akan membantu menciptakan kenyataan itu" (William James)

Bayangkan di suatu malam anda sedang duduk di taman yang sunyi dan pandangan anda menerawang memandang jauh ke atas gelapnya malam kemudian pandangan membentur bintang-bintang, lalu kemudian terlintas di benak anda suatu pertanyaan yang harus segera anda jawab secara logika, "Apa arti hidup ini?".

Kemungkinan juga akan ada berjuta jawaban yang berbeda dari pertanyaan yang satu ini jikalau ditanyakan kepada seluruh manusia yang ada di Bumi ini, bahkan mungkin masih ada jawaban yang lebih banyak lagi jikalau setiap jawaban didasarkan kepada masalah individu masing-masing. Yang pasti, akan lebih baik bagi seseorang untuk dapat mengetahui tentang arti hidup ini yang sebenarnya sedini mungkin.

Dari sejumlah usaha yang anda gunakan terhadap apapun yang sedang anda lakukan, akan tergantung pada motivasi anda, dan motivasi anda tergantung pada pemahaman tujuan terpenting yang sedang anda coba untuk digapai. Sebagai contoh, jika seseorang menawari anda hadiah emas seberat 1 gram untuk berlari melntasi suatu benua, anda tidak akan melakukannya, bukan?. Bagaimanapun, jika seaeorang menawari anda hadiah 1000 Ton emas atau mengatakan kepada anda bahwa anda dan anggota keluarga anda akan dihabisi apabila anda tidak melakukannya, maka secara pasti anda akan melakukannya, bukan?. Anda bahkan tidak akan memperdebatkannya dengan diri anda sendiri tentang hal itu, atau lakukan saja sekuat-kuatnya. 

Motivasi anda akan menjadi begitu kuat karena tidak ada pilihan lain. Yang ada di depan anda hanyalah satu jalan saja dan anda harus mejalaninya.

Renungkan tentang hal tersebut di atas, dan bagaimana caranya agar dapat diterapkan ke dalam kehidupan secara umum. Jika anda tidak mengetahui mengapa hidup ini penting atau begitu pentingnya hidup ini, maka anda tidak akan mempunyai motivasi yang seharusnya untuk menjadikan hidup secara serius sebagaimana seharusnya. Sehingga anda tidak akan melakukan usaha yang seharusnya ke dalam kehidupan  ini. Sebagai penggantinya motivasi dan prioritas anda akan bersandar pada; keadaan seketika, jangka pendek, sempit dan pada pokoknya bertujuan kurang berarti, dan anda akan menghamburkan waktu yang singkat ini pada sesuatu kesepelean, yang remeh-remeh dan tidak penting. Bagaimanapun, jika anda benar-benar mengerti tentang nilai hidup, anda tidak akan memperdebatkannya dengan diri anda sendiri, atau membangun kekuatan untuk mengorbankan godaan sempit dunia untuk mengejar tujuan hidup yang paling tinggi. Motivasi anda akan menjadi sedemikian kuat jika hanya akan ada satu pilihan, satu jalan pada diri anda. Sehingga pelajaran pertama yang diperlukan untuk anda pelajari tentang hidup adalah; begitu bernilainya hidup ini, dan mengapa.

Untuk menerangkan tentang suatu nilai hidup dibutuhkan keterangan tentang asal-muasal dari kehidupan ini secara akal, yaitu bagimana kehidupan sekarang ini berada dimulai dari yang paling awal yaitu ketika kira-kira 14,7 milyar tahun lalu ketika seluruh benda dan energi menyatu dalam bentuk titik tebal di luar angkasa yang dikenal dengan "keganjilan" atau 'singularity'.

Ada banyak yang kita masih belum ketahui tentang keganjilan ini. Kita juga tidak tau mengapa keganjilan itu harus ada dan bagaimana itu  berada di situ waktu itu. Tidak bisa diketahui apakah itu ada di situ secara abadi sebelumnya atau dari tidak ada menjadi ada pada suatu seketika dalam waktu tertentu. Untuk hal yang demikian masih belum diketahui jika waktu atau ruang telah ada sebelumnya  sama seperti yang kita alami sekarang ini. Ada teori-teori yang mengatakan kemungkinannya tidak ada. Kita semua akan menarik kesimpulan secara rasional adalah bahwa keganjilan pernah ada, dan suatu waktu yang kilat ada suatu katalis tak dikenal menyebabkan itu (kemungkinan waktu dan ruang) untuk berkembang/berekspansi membesar dengan dahsyatnya menjadi proporsi-proporsi kosmik. Kejadian ini umumnya dikenal dengan istilah 'the Big Bang' walaupun kata 'Bang' mungkin suata nama yang keliru. 'The big Expansion' adalah kata yang sering disebut lebih sesuai.

Selama fase awal dari ekspansi tersebut, semua materi dalam alam semesta ini terlalu panas dan berenergi bagi atom-atom untuk saling mengikat antara mereka sendiri sangat lemah untuk saling mengikat dengan atom-atom lain membentuk 118 elemen yang membentuk semua materi yang ditemukan dalam jagad raya sekarang ini, tetapi semakin membesarnya  keganjilan berekspansi akan menjadikannya semakin menipis, semakin lambat dan dingin, yang terjadi antara 150 juta sampai dengan 1 milyar tahun sebelum satu bentuk bangunan jagat raya menjadi dingin dan menghamburkan cukup energi yang akhirnya mereka menjadi cukup stabil untuk saling mengikat bersama ke dalam element-elemen.

Benda angkasa pertama yang terbentuk adalah awan gas hidrogen raksasa, tetapi di dalam awan-awan tersebut muncul kondisi-kondisi yang diperlukan untuk melahirkan bintang-bintang, dan diantara bintang-bintang muncul suatu kondisi yang dibutuhkan untuk melahirkan planet-planet dan lubang-lubang hitam (black holes). Sebagaimana alam semesta bahkan menjadi lebih banyak ragam dalam komposisi hal ini telah menciptakan lebih banyak ragam kondisi-kondisi dalam menghasilkan lebih banyak ragam element. Ekpansi, pendinginan, dan penyatuan materi dan energi yang berkelanjutan dalam jagad raya menghasilkan dalam suatu perencanaan ulang tanpa akhir dari badan (physical) jagad raya yang akhirnya menciptakan suatu kondisi yang diperlukan bagi kehidupan untuk tercipta.

Kira-kira 9,6 milyar tahun setelah suatu Big Expansion, yaitu 5,1 milyar tahun lalu, suatu galaksi Bima Skati terbentuk. Kira-kira 5 milyar tahun lalu beberapa sisa-sisa supernova di sekitar Bima Sakti mulai mendingin dan membentuk menjadi suatu planet, Bumi. Kira-kira 3,5 milyar tahun lalu kehidupan di Bumi muncul. Setelah itu kehidupan tersusun dalam kompleksitas selama kira-kira 2 milyar tahun, delapan ratus limapuluh juta tahun sebelum kehidupan sederhana, organisme bersel banyak muncul. Anehnya, setelah itu evolusi nampaknya mencepat, sebab kira-kira dalam jumlah kurun waktu yang sama yang  diambil kehidupan untuk menyusun organisme bersel banyak, organisme-organisme  itu belanjut menyusun ke dalam berjuta-juta jenis kumpulan tumbuh-tumbuhan, hewan-hewan, jamur-jamur, bakteri, dan lain sebagainya termasuk dinosaurus yang menjulang sampai ketinggian 13 meteran. Sayangnya untuk dinosaurus, mereka semuanya mati secara mendadak...kemungkinannya disebabkan karena suatu kombinasi benturan meteor terhadap bumi dan bentuk lain dari seleksi alam.

Kira-kira enam ratus empat puluh sembilan juta sembilan ratus ribu (649.900.000) tahun setelah dinosaurus punah suatu mamalia kecil berbulu berevolusi menjadi homosapien pertama. Setelah itu, manusia terbentuk untuk kira-kira 90,000 tahun sebelum sejarah budaya kita dimulai. Dari situ diperlukan kira-kira 10,000 tahun menempuh dari menulis pada bidang tanah liat sampai pada menggunakan internet.

Kini, dengan semua informasi itu di benak anda, pergi ke luar kota di malam yang cerah tanpa mendung dan nikmati sesaat memandang ke atas langit. Renungkan semua yang terjadi selama 14,7 milyar tahun lalu yang menjadikan anda berdiri di situ mengamati kembali terhadap tempat lahirnya kosmik (benda-benda angkasa) anda.

Jika satu partikel pernah hilang ketika detik pertama terjadinya suatu Big Bang itu telah dapat menyebabkan tergesernya galaksi dan anda tidak akan pernah di sini hari ini. Jika lebih satu atau kurang satu bintang antara kejadian Big Bang dan di mana Bumi yang sekarang pernah atau tidak pernah meledak atau mengkerut, anda tidak akan pernah ada di sini hari ini. Jika bumi beberapa kilometer  lebih dekat atau lebih jauh dari matahari, anda tidak akan pernah ada di sini hari ini. Jika lebih satu atau  kurang satu  astroid yang menghantam bumi, anda akan tidak pernah ada di sini hari ini. Jika lebih satu atau kurang satu tingkat kepunahan tidak terjadi, anda tidak pernah ada di sini hari ini. Jika telah ada lebih satu atau kurang satu curah hujan, anda tidak akan pernah di sini hari ini. Jika satu binatang telah atau tidak memangsa satu dari nenek moyang anda, anda tidak akan pernah ada di sini hari ini. Jika satu binatang tidak memangsa salah satu pemangsa yang mencoba untuk memangsa nenek moyang anda, anda tidak akan pernah ada di sini hari ini. Jika salah satu dari nenek moyang anda tidak pernah betemu dengan salah satu yang lain, anda tidak akan pernah ada di sini hari ini. Setiap nenek moyang perempuan anda (dari jenis homosapien) terlahir dengan sel telur berpotensi di dalam uterusnya antara 200.000 dan 400.000, bagaimanapun hanya beberapa ratus saja yang dapat menjadi dewasa ke dalam sel telur sehat (denga anggapan waktu dia hidup adalah dengan waktu hidup rata-rata ). Setiap nenek moyang laki anda (jenis homosapien) menghasilkan kira-kira 5 milyar sperma selama hidup mereka (lagi, menganggap mereka hidup dengan masa waktu hidup rata-rata). Ketika anda dikandung, ada sekitar 40 sampai 600 juta sperma yang akan dapat membuahi sel telur ibu anda sebagai pengganti sel telur yang telah menjadikan anda. Hanya satu kombinasi sperma dan sel telur dalam setiap generasi dapat mengarah pada penciptaan anda.

Apa kejanggalan-kejanggalan anda yang sedang berada di sini hari ini? Untuk seluruh tujuan praktikal ada hanya satu peluang dari peluang yang tak terhingga. Bayangkan semua potensi makhluk  yang akan telah mendapatkan peluang untuk tercipta memiliki hal-hal yang ternyata berbeda. Bayangkan bagaimana mereka akan menjerit di dalam kegelapan sambil merasa iri bahwa anda menerima peluang yang didambakan, sedangkan mereka tidak, mereka tidak terpilih untuk memiliki peluang untuk tercipta atau untuk hidup. Beberapa orang mungkin menamai ini sebagai takdir (secara ilmiah tidak pernah bisa dibuktikan tentang takdir itu ada), tetapi ini murni merupakan suatu kesempatan sebagai peluang bahwa anda, secara khusus, yang terpilih harus hidup, hal ini bukanlah suatu kecelakaan atau datang secara takterduga bahwa alam semesta ini, atau kehidupan ini ada. Ada penyebabnya mengapa Big Expansion pernah terjadi dan kehidupan terjadi di Bumi ini. Kita tidak tahu apa penyebabnya, tetapi semuanya terjadi karena sebab-akibat (dalam Islam disebut Hukum Sunnatullah). Jika telah ada akibat akan telah ada suatu sebab (walaupun jika sebab itu adalah murni ilmiah). Jika ada suatu sebab, maka akan ada suatu tujuan. Jika ada suatu tujuan, maka dipastikan akan ada suatu nilai dalam suatu kehidupan dari setiap makhluk yang mampu untuk memenuhi tujuan itu.

Sayangnya, anda tidak dilahirkan dengan bandrol harga yang terpasang pada ibu jari kaki anda. Sehingga anda hanya dapat menyimpulkan sungguh berharganya kehidupan anda, tetapi ada bukti nilai anda terletak pada berapa banyak kerja yang telah dilalui di dalam penciptaan anda. Ingat, ini tidak hanya membutuhkan waktu 9 bulan untuk menciptakan anda. Itu membutuhkan 14,7 milyar tahun. Materi yang ada di dalam tubuh anda sekarang telah ada sejak saat Big Expansion itu. Itu telah berjalan selama alam semesta ini dimulai. Galaksi-galaksi naik dan jatuh di sekitar anda dalam gelombang jagad angkasa raya yang telah membawa tentang suatu kondisi yang diperlukan anda untuk dilahirkan. Materi di dalam tubuh anda pernah ada pada suatu bintang. Bagian tubuh anda mungkin pernah sebagai bagian dari satu dinosourus. Anda mungkin pernah di dalam air yang telah diminum oleh tokoh sejarah kesukaan anda.

Menghabiskan seluruh waktu hidup anda pada planet yang terkenal ini mudah mengambil diri anda sendiri sebagai jaminan sementara melihat kelompok nebula dan globular yang indah di langit sebagai bagan-bagan langit yang menakjubkan, tetapi lihat bumi dari di mana mereka berada.  Anda bagai bagan langit juga. Pada kenyataannya, anda bahkan lebih menakjubkan daripada seluruh phenomena astronomi yang paling indah sekalipun di dalam jagad raya ini. Pada kenyataannya bahwa anda, adalah suatu makhluk yang hidup, mengetahui tentang eksistensinya sendiri dan dapat mampu untuk menentukan sendiri, terbuat dari materi mati adalah sebagai mukjizat sebagaimana Big Expansion itu sendiri.

Keadaan yang kontradiktip  dari keberadaan anda menimbulkan beberapa pertanyaan mendalam. Kita tidak tahu sama sekali mengapa alam semesta ini ada, akan tetapi kita tahu bahwa kondisi fisik dari alam semesta ini dirancang secara cermat, secara matematis, serta secara konsisten, dan bejalan sesuai dengan aturan yang kokoh dan tetap. Mengapa dan bagaimana aturan itu ada? Bagaimana aturan itu telah memperbolehkan untukkemuliaan dari makhluk hidup yang badannya dirancang secara cermat, secara matematis, dan konsisten? Mengapa keberlanjutan keturunan dapat diprediksi secara matematis? Kesempatan atau peluang atau kejadian tiba-tiba tidak dapat diprediksi. Dengan demikian evolusi bukanlah secara keseluruhan hasil dari peluang. Jika ini benar lalu hasil lain dari apa?

Ini telah diteorikan bahwa alam semesta ini telah dirancang oleh suatu bentuk yang sangat pintar/intelijen. Tidak ada bukti konkrit untuk mendukung teori ini, tetapi tidak seluruhnya tanpa preseden. Lagipula, diri kita sendiri adalah makhluk intelijensia yang diciptakan dari materi mati. Dan di dalam suatu alam semesta di mana anda tidak dapat mendapatkan sesuatu dari sesuatu yang tidak ada hal ini akan menjelaskan darimana intelijensia kita berasal. Tetap saja, bahwa masih ada isu yang tertinggal, darimana pencipta itu berasal, yang mana ini bukanlah satu pertanyaan kecil. Mungkin pencipta ada selamanya/abadi. Tentu saja, jika Dia telah melakukannya, lalu mungkin alam semesta ini abadi juga, tetapi jika ini permasalahan yang terjadi, maka alam semesta ini tidak akan membutuhkan suatu pencipta untuk menciptakannya karena memang alam semesta ini sudah selalu ada di situ.

Anda akan melihat di mana penspekulasian tentang suatu pencipta akan mendapatkan anda. Sehingga kita tidak akan melanjutkan membahas tentang ini sekarang kecuali hanya untuk menunjukkan satu implikasi yang muncul dari keberadaan suatu pencipta. Jika ada niatan yang logis dibalik penciptaan anda, maka hidup anda mempunyai sebuah nilai sumber lebih. Anda sangat berharga terhadap sesuatu yang telah berjalan selama 14.7 milyar tahun dari kerja yang terkalkulasi, disengaja dalam menciptakan anda.


Tidak perduli apakah benar atau tidak bahwa orang tua anda hanyalah intelejensia yang bertanggung jawab  untuk membawa anda ke dalam kehidupan ini masih bukanlah kata-kata yang sepenuhnya menjelaskan bagaimana secara kosmik epik dalam skala keberadaan anda. Dan kini untuk seluruh kerja dan tujuan yang telah terjadi untuk membawa anda ke sini hari ini anda hanya akan memilliki beberapa dekade saja untuk menjadi suatu saksi terhadap diri sendiri dan terhadap semua ciptaan-ciptaan. Di dalam alam semesta di mana waktu tampak seperti tanpa batas (tak terhingga) anda akan mengambil sejumlah nafas yang terbatas. Anda akan berbicara dengan jumlah kata-kata yang terbatas. Anda akan melihat jumlah pisau rumput yang terbatas. Anda akan bertemu dengan orang dengan jumlah yang terbatas. Setiap kesempatan dalam kehidupan anda yang telah berlalu hanyalah peluang di dalam seluruh keabadian bagi anda sebagai pengalaman ketika itu. Hal ini menjadikan setiap kesempatan dalam kehidupan anda (tidak perduli sewajar apapun tampaknya) sangatlah jarang dan dengan demikian sangatlah berharga. Itu menjadikan setiap kesempatan dalam hidup anda merupakan suatu kesempatan yang terbaik dalam hidup anda.

Meskipun nilai hidup tak terhingga, suatu hari anda akan meninggal dunia/mati. Mengapa? Apa yang terjadi setelah kita mati? Kita tidak tahu. Kita buatkan penjelasan tentang kematian yang membuat kita merasa lebih baik tentangnya, tetapi sebenarnya masalahnya adalah anda tidak bisa memutuskan apa yang terjadi setelah anda mati. Apa yang anda percaya tidak akan merubah atau membuktikan apapun. Hanyalah hal mempercayai pada suatu keadaan/skenario setelah mati membuktikan bahwa anda sangat lemah dan takut untuk mengakui kebodohan anda. Anda mungkin berpikir anda sedang melakukan sendiri suatu pertolongan dengan menciptakan suatu penjelasan untuk bersembunyi dari kekhawatiran anda di belakang, tetapi pada dasarnya semua fantasi-fantasi yang melayani diri anda sendiri sebenarnya menghasilkan kesalah arahan anda di dalam kehidupan. Secara sederhana melupakan kekhawatiran tentang kematian sampai menit terakhir adalah tidak akan membantu anda juga karena anda tidak akan mampu untuk menjadikan yang terbaik dalam hidup sampai anda bekerja melalui panggung kesedihan terhadap kematian anda sendiri. Hanyalah saat itu anda akan mampu untuk merima secara muram bahwa anda akan mati dan melanjutkan pemakaian sisa waktu yang anda masih miliki di dalam suatu jalan yang sadar, dan logis. Di dalam menyelesaikan semuanya itu jalan yang paling bijaksana adalah hanyalah mengakui kebodohan anda dan bekerja dengan parameter-parameter yang tidak diketahui.


Yang benar adalah kita tidak tau apa yang terjadi setelah kita meninggal dunia. Jika jawaban yang paling sederhana adalah yang paling benar, maka kesadaran kita dengan mudah tidak bekerja dan kita berhenti untuk eksis. Jika hal itu benar lalu kita akan bertanya kepada diri kita sendiri, pengaruh apa yang kematian miliki pada suatu nilai kehidupan? Apakah ini membuat hidup kita tanpa arti? Apakah ini permasalahan apa yang kita lakukan dalam hidup? Apakan ini berarti tidak ada konsekwensi-konsekwensi terhadap tindakan-tindakan kita?.

Hal itu adalah semua permasalahan logis, tetapi suatu bukti mengarah pada suatu kesimpulan bahwa situasi kita tidak sesuram sebagaimana itu mungkin pertamakali muncul. Kita sudah tidak bisa memungkiri bahwa kita ada untuk sebab yang bernilai tak terhingga, dan waktu sedikit yang kita miliki dalam hidup adalah bernilai tak terhingga. Kematian tidak merubah hal itu. Nilai dari satu kesempatan tidak dipengaruhi oleh sesuatu yang terjadi (tidak terjadi) setelahnya. Selanjutnya, anda tidak harus menunggu sampai setelah kematian untuk menemukan konsekwensi-konskwensi terhadap apa-apa yang telah kita lakukan. Anda dapat menyebut ini sebagai "hukum karma seketika". Keputusan yang anda ambil dan perbuatan-perbuatan yang anda perbuat pada setiap kesempatan yang ada, membentuk pengalaman-pengalaman anda seketika. Jika anda isi kehidupan anda dengan kemarahan, kebencian, kesedihan, dan lain-lainnya, kemudian itulah apa yang akan anda alami dalam sekejab itu, saat-saat yang tak tergantikan dari keberadaan anda yang sangat bernilai. Hal ini tidak masalah apabila anda tidak mendapatkan hukuman untuk itu di kemudian karena anda sudah tersiksa karena akibat-akibat dari kondisi yang sangat negatip ketika anda melakukan itu. Di lain pihak, tidakan-tidakan logis,  yang positip mendapatkan balasan itu sendiri dengan segera dengan cara yang bernilai tak terhingga.

Itulah apa yang ada. Sehingga diberikan peluang, atau kesempatan yang sangat-sangat jarang untuk eksis dan menyadari terhadap keeksistesian diri anda sendiri.... Dan diberi suatu skala epik pada kerja ajaib yang telah terjadi terhadap penciptaan anda......  Dan diberi suatu kenyataan bahwa ada suatu tujuan bernilai tak terhingga atas eksistensi anda.... Dan diberi suatu kemungkinan bahwa anda diciptakan dengan suatu kesengajaan oleh zat yang ber-intelijensia.... Dan diberi suatu waktu hanya sekejab anda harus memenuhi tujuan anda dalam alam semesta ini.... Dan diberi suatu kenyataan bahwa bagaimana anda hidup dalam kehidupan anda mempunyai konsekwensi-konsekwensi yang tak terhingga tak perduli apakah ada atau tidak kehidupan setelah mati, sesuatu yang paling penting yang dapat anda lakukan dengan hidup anda sekarang adalah bertanya kepada diri anda sendiri; "Apa yang paling penting yang sedang aku dapat lakukan dengan hidupku ini?".

Comments

Popular posts from this blog

ARTI HIDUP - Bagian 3: Arti Hidup

ARTI HIDUP - Bagian 9: Bagaimana Jika Tuhan dan Akhirat Itu Ada?

ARTI HIDUP - Bagian 4: Mengapa Kita Di Sini Jika Tuhan Tidak Ada?